וַיְהִ֣י לְיָמִ֣ים ׀ מִיָּמִ֡ים וּכְעֵת֩ צֵ֨את הַקֵּ֜ץ לְיָמִ֣ים שְׁנַ֗יִם יָצְא֤וּ מֵעָיו֙ עִם־חָלְי֔וֹ וַיָּ֖מָת בְּתַחֲלֻאִ֣ים רָעִ֑ים וְלֹא־עָ֨שׂוּ ל֥וֹ עַמּ֛וֹ שְׂרֵפָ֖ה כִּשְׂרֵפַ֥ת אֲבֹתָֽיו׃
Penyakit itu berlangsung hari demi hari. Ketika tiba saat berakhirnya masa itu, yaitu sesudah dua tahun, isi perutnya keluar karena penyakitnya, dan ia mati karena penyakit-penyakit yang parah. Rakyatnya tidak mengadakan upacara pembakaran baginya seperti pembakaran yang diadakan bagi leluhurnya.
Rashi
and his people did not make him a burning even though he required that burning because he had been ailing with malignant illnesses, and his flesh reeked. The Holy One, blessed be He, did not wish to honor him by making a burning for him, and he was also not buried in the graves of the kings.